Basreng, kependekan dari Bakso Goreng, adalah salah satu camilan populer dan digemari di Indonesia. Sesuai namanya, hidangan ini terbuat dari bakso ikan atau ayam yang kemudian diolah dengan cara digoreng hingga teksturnya menjadi kering dan renyah. Keunikan basreng terletak pada kombinasi teksturnya yang kriuk di luar namun tetap memiliki sedikit kekenyalan di bagian dalam, menjadikannya berbeda dari kerupuk biasa. Basreng tidak hanya dikenal sebagai camilan ringan, tetapi juga sering dijadikan teman makan nasi atau lauk pendamping.
Penyajian basreng sangat beragam, mulai dari yang sederhana hingga yang pedas dan berbumbu kuat. Secara umum, basreng bisa diklasifikasikan menjadi dua jenis utama: basreng kering (biasanya dipotong tipis dan digoreng sangat renyah) dan basreng basah (dipotong lebih tebal dan teksturnya lebih kenyal). Rasa klasiknya cenderung gurih asin dari bumbu dasar seperti bawang putih dan garam. Namun, yang paling populer adalah basreng dengan taburan bumbu aneka rasa, terutama pedas (dengan bubuk cabai atau bumbu balado), barbeque, atau keju. Varian rasa ini membuat basreng dapat dinikmati oleh berbagai kalangan dengan preferensi rasa yang berbeda, kutip main300.
Proses pembuatan basreng relatif sederhana. Langkah awalnya adalah menyiapkan bakso, yang biasanya bakso ikan karena memberikan tekstur yang lebih garing dan rasa yang khas setelah digoreng. Bakso kemudian diiris tipis-tipis atau dicincang kasar sesuai selera. Setelah itu, irisan bakso digoreng dalam minyak panas hingga berwarna kuning keemasan dan mencapai tingkat kerenyahan yang diinginkan. Setelah ditiriskan, basreng siap dicampur dengan berbagai bumbu kering atau bumbu basah, tergantung jenis yang ingin dibuat